Friday, 27 July 2012

Pertemuan


Bismillah


Apalagi hendak diucap, bila bumi terasa seolah berotasi lebih lambat. Apalagi hendak dikata, saat semuanya tampak elok nian di pelupuk mata. Apalagi hendak dicerca, saat semburat matahari siang tak lagi terasa menyengat. Itulah... Saat peri merah akhirnya hinggap kembali di  perbatasan istana bermandikan awan.

Seperti biasa, sang awan tak dapat meredupkan nyala kebahagiaan yang serta merta meletup-letup tak tertahankan dari dalam hatinya. Sudah sangat lama tak melihat kilau cahaya sang peri. Kilau cahaya yang mampu merebut semua pesona larikan cahaya matahari siang itu. Sang awan lalu berarak turun untuk menyambutnya...

Thursday, 19 July 2012

Aku Menyayangimu~


Bismillah


Aku mengagumi semua tentangmu. Tanganmu amat lembut namun hatimu bagaikan singa—engkau adalah sosok yang sangat pemberani. Sinar matamu hangat namun gurat wajahmu tegas bagaikan elang—engkau adalah sosok yang kuat lagi tegar. Kakimu yang halus rela melangkah sejauh mana pun engkau inginkan untukku, sekalipun di atas kerikil-kerikil tajam yang akan melukaimu.

Thursday, 12 July 2012

Surat Cinta Pertama Jingga



Bismillah


Bongkar-bongkar file lama, tiba-tiba dapat ini. 

Surat cinta pertama, dari saudari Jingga... 


Dulu sudah pernah terposting di blog lama, tapi yang namanya kenangan takkan pernah basi, 'kan? ^_^ 


hihihi~~

Surat cinta untukmu, wahai saudariku...
Yang membuatku tetap bisa bertahan, demi belas kasihmu...
Kutulis, di malam yang indah, saat kesepian merasuk lembut di hatiku...
Ku bersandar pada dinding kamarku, memandangi langit hitam dari balik jendela...
Ada banyak bintang di sana...
Saudariku, tak kau lihatkah bintang-bintang itu?
Aku sungguh, tak tahu mengapa...
Tetapi, aku tak sengaja mengukir wajahmu di langit sana...
Membentuk rasi bintang, yang begitu indah... Oh, kenapa tiba2?
Kucoba memalingkan gambar di langit sana...waw, percayakah dirimu ukhti?
Di langit sana, sedang terlukis cerita yang indah, yang dibentuk oleh bintang-bintang...
Susunan berkeping-keping kenangan, yang telah terekam abadi di hatiku...
Hm..tentu saja kenangan tentangmu... :)
Perlahan, demi perlahan,
rasa itu makin berkecamuk, rasa rindu padamu...
Ukhti, uhibbuki fillah...

Wednesday, 11 July 2012

Sunday, 8 July 2012

Luka Sepi Para Mubaligh




Dalam lorong sempit dia berdiri
Dalam hutan lebat dia berlari
Dalam samudera luas dia berenang
Dalam hujan badai dia berjuang

                Terengah mengabaikan sempitnya hati
                Terengah melupakan sakitnya sepi
                Terengah meluluhkan dalamnya mimpi
                Terengah menghantam kerasnya rintih

Andai kita rasa dihimpit hati
Andai kita rasa disakiti sepi
Andai kita resapi sedalam apa mimpinya
Andai kita resapi sekeras apa rintihnya

                Ketika menanti lelah lihat kaum muda yang tersisih
                Ketika mengelus hati lihat dunia yang lebih dipilih
                Ketika menangis samar lihat akhirot yang terlupakan
                Ketika merintih pelan lihat perjuangan agama terabaikan

Ia butuh kita dalam duka sempitnya
Ia butuh kita dalam luka sepinya
Ia ingin kita dalam kilau mimpinya
Ia ingin kita dalam gemilang perjuangannya




Tuesday, 3 July 2012

Nama yang Terselip



Aku menyayangimu karena Tuhanku
Cukup di sini kuselip ungkapan rasaku
Hanya Sang Maha Indah tujuanku
Menjadi pelipur laramu hanyalah mimpi
Ada senantiasa tersenyum untukmu
Di saat lelah dan jenuh menghampirimu

            Indah lantunmu dalam sunyi
            Rengkuh tangisku dalam sepi
            Fana dunia bukan harapanmu
            Akhirot kekal jadi kerinduanmu
            Nun jauh di sana tempat bertemu Tuhanmu

Asa teruntai dalam hening malam
Sendiri tersungkur di hadapan alam
Sang Raja pun turun membelah malam
Hilanglah duka berganti tenteram
Indah sungguh namamu tertulis
Dalam do’aku meringis
Di dekap rinduNya ku menangis
Insyaa Allah, jika Dia menghendaki
QodarNya 'kan pertemukan kita di waktu nanti



Sunday, 1 July 2012